The Board of Commisioners

Dr (Hc). Ir. Nurdin Tampubolon
Dr (Hc). Ir. Nurdin Tampubolon

Komisaris Utama President Commissioner

NURDIN Tampubolon adalah pendiri, chairman sekaligus komisaris utama group perusahaan Nurdin Tampubolon Corporation (NT Corp). Di bawah kepemimpinan beliau, NT Corp berkembang pesat. Saat ini NT Corp memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Satu di antaranya adalah bidang agrobisnis dengan bendera PT Bangkitgiat Usaha Mandiri (PT BUM). Nurdin Tampubolon lahir di Pematang Siantar, 29 Desember 1954. Masa kecil hingga SMA beliau jalani di kota kelahirannya. Setelah lulus dari SMA Negeri 1 Pematang Siantar pada tahun 1973, beliau memutuskan untuk melanjutkan studinya di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara (USU), Medan. Ilmu yang ditimbanya di USU tidak sia-sia. Setelah lulus, beliau langsung bekerja di PT INALUM (PT. Indonesia Asahan Alumunium). Sambil bekerja, beliau juga tetap berusaha menimba ilmu. Pada periode 1978 hingga 1980, beliau mendapatkan beasiswa dari Association Overseas Technical Scholarship (AUTS) di Jepang di bidang metalurgi dan manajemen. Masa karya Nurdin Tampubolon di INALUM tak begitu lama. Pada tahun 1981 beliau memutuskan untuk mengundurkan diri dan merantau ke Jakarta. Beliau selanjutnya bekerja di Pt Astenia (Salim Group) di bidang Konsultan dan Konstruksi. Pada tahun 1983, beliau memutuskan keluar dari PT Astenia dan masuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Departemen Pertambangan dan Energi (Deptamben) Jakarta. Sambil bekerja, pria yang sangat menghargai waktu ini memanfaatkan saat luangnya untuk mengajar (dosen) di Universitas Tujuh Belas Agustus (UNTAG) dan UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran, Jakarta. Walaupun karirnya cemerlang di Deptamben di mana 2 tahun sejak diterima sudah dipercaya menjabat Kepala Seksi, tapi beliau merasa bahwa itu bukan jalan hidup nya untuk jangka panjang. Nurdin tampubolon memutuskan untuk berubah haluan. Inilah titik balik yang mengubah hidupnya. Pada tahun 1989 beliau memutuskan mengundurkan diri dari Deptamben sebagai PNS dengan jabatan terakhir sebagai Eselon IV (Kepala Seksi Evaluasi Pembangunan). Beragam fasilitas yang ditawarkan kepadanya agar tetap menjadi Pegawai Negeri Deptam ben pun tak membuat surut tekadnya untuk menjadi pengusaha. Dengan dasar keyakinan bahwa dirinya mampu menjadi pebisnis yang sukses, beliau mulai membangun bisnisnya sejak tahun 1989. Pilihannya jatuh ke bisnis kedirgantaraan (aerospace) yang berbasis teknologi canggih. Perusahaan jasa Aerospace yang dirintisnya ini berkembang maju dengan pesat, sehingga pada tahun 1998 Nurdin Tampubolon dinobat kan sebagai 1 dari 50 Pengusaha Muda Sukses di tanah air. Ketika krisis moneter tahun 1998 terjadi, bisnis teknologi aerospace meredup. Tak patah arang, naluri bisnisnya menang. Beliau langsung banting setir menekuni agribisnis lewat bendera PT BUM membangun perkebunan Kelapa Sawit. Di bawah pimpinan beliau, PT BUM mampu berkembang pesat seperti saat ini. Kini, Nurdin Tampubolon adalah seorang Pengusaha Sukses di antara konglomerat nasional ternama. Di luar urusan bisnis, karier politik Nurdin Tampubolon pun juga sangat gemilang. Dari daerah pemilihan Sumatera Utara, beliau selalu terpilih ke Senayan. Sungguh layaklah bila beliau disebut Politisi Hebat. Tahun 1999 hingga 2004, beliau tercatat sebagai Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) pilihan dari Anggota DPRD Sumatera Utara. Setelah itu beliau menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) periode 2004-2009 dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara. Sejak 2009 hingga 2019 (dua periode), Nurdin Tampubolon tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari daerah pemilihan Sumatera Utara I (Dapil SUMUT I) Partai Hanura. Di bidang pendidikan, kini Nurdin Tampubolon yang berpengalaman sebagai dosen ini mempunyai tanggung jawab besar. Beliau menjabat sebagai Ketua Pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen (Universitas Swasta Terbesar di Sumatera Utara) periode 2013 sampai dengan 2017. Di bidang organisasi bisnis, pria yang beristerikan Lince Berliana Tobing ini menjabat Wakil Ketua KADIN Pusat periode 2011 sampai dengan 2016. Sedangkan di bidang organisasi profesi, beliau dipercaya sebagai Anggota Dewan Pakar Persatuan Insinyur Indonesia (PII) sejak 2009 s/d 2015 serta Bendahara PATI (Persatuan Ahli Teknik Indonesia). Tak hanya itu, di bidang olah raga Nurdin Tampubolon juga dipercaya sebagai Ketua Umum Karatedo TAKO Indonesia untuk periode 2012 - 2007. Bermanfaat sebesar-besarnya untuk rakyat dan negara; itulah yang mendasari tiap langkahnya

Lince Berliana Tobing
Lince Berliana Tobing

Komisaris Commissioner

WANITA kelahiran Sidikalang, Sumatera Utara, 2 November 1958 ini adalah istri dari DR Ir. Nurdin Tampubolon. Menyelesaikan seluruh pendidikannya di kota Medan, hingga merampungkan pendidikan lanjutan atasnya di Sekolah Kepandaian Keputerian Atas (SKKA) St. Anna, Medan, pada tahun 1977. Berbagai jabatan komisaris dipegang ibu dari 3 putra dan 2 putri ini. Di PT Bangkitgiat Usaha Mandiri ia tercatat sebagai komisaris sejak tahun 1998. Sejak tahun 1989 ia tercatat sebagai komisaris PT Sonvaldy Utamapermata. Jabatan komisaris di PT Tomtam Hitekindo dipegangnya sejak tahun 1994. Hingga kini ia juga menjabat sebagai komisaris di PT Cimahi Tourism Centre, PT Sonvaldy Media Nusantara dan PT Nusantara Media Mandiri